Wayolo Hayes gw godmod. Gw kasih spoiler ya: kita ciuman di sini <3 #heatedrivalry
“Gila, capek banget habis ngadepin klien rese.” Itulah kalimat pertama yang menyapa Nakama saat pintu depan apartemen terbuka.
Di saat yang bersamaan, Hayes masuk sambil melepas sepatu dan jas, lalu melemparnya asal ke atas sofa. Dengan wajah lelah, tangannya buru-buru menyesak area leher untuk merenggangkan dasi.
Biasanya, Nakama akan bersiul genit saat melihat pemandangan itu. Atau minimal, dia akan dengan senang hati mengambil alih untuk melepas dasi Hayes dengan gerakan super lambat yang disengaja.
Tapi malam itu, Nakama cuma menggumam pelan sebagai tanda respons. Matanya sibuk menatap layar ponsel, hatinya terlalu jengkel bahkan untuk mengeluarkan satu kata pun.
“Kamu pulang jam berapa tadi, sayang?” Hayes mengambil gelas bersih dari rak atas dan segera mengisinya dengan air dingin dari dispenser.
“Baru sampe juga, kok, sepuluh menitan yang lalu,” jawab Nakama setengah hati. Tiba-tiba dia termotivasi untuk mengintip isi keranjang Shopee yang sudah berbulan-bulan diabaikan itu.
“Menurut kamu, aku mandi dulu atau followup klien dulu?” Hayes bertanya sebelum meneguk air dingin di tangannya sampai habis. Tampaknya dia belum sadar akan suasana hati sang pacar yang muram.
“Udah di luar jam kerja, besok aja followup-nya.”